logo
TeknoSiana

Smartphone “Bapak Android” Essential Dituduh Memakai Teknologi Curian

Essential Phone

TeknoSiana News — Essential Phone, smartphone pertama besutan Bapak Android, Andy Rubin dituduh mencuri teknologi wireless buatan perusahaan bernama Keyssa. Akibatnya, Essential pun tengah digugat oleh perusahaan tersebut.

Keyssa sendiri merupakan perusahaan teknologi wireless yang didukung oleh pencipta iPad sekaligus pendiri Nest, Tony Fadell. Perusahaan memiliki berbagai teknologi wireless yang salah satunya memungkinkan pengguna mentransfer file besar dalam hitungan detik dengan menahan dua perangkat berdampingan.

Teknologi wireless untuk perpindahan data berukuran besar dalam hitungan detik inilah yang menjadi gugatan Keyssa kepada Essential.

Sebagaimana dilansir TeknoSiana News dari Gizmodo, Rabu (18/10/2017), Keyssa menuding Essential telah mencuri rahasia teknologi tersebut dan telah menanamkannya ke smartphone Essential tanpa izin.

Di dalam gugatan sendiri dirinci bahwa Keyssa memang sempat memiliki hubungan dengan Essential dan telah mengungkap cara kerja teknologi wireless besutannya kepada Essential dalam perlindungan non-disclosure agreement.

Selain itu, Keyssa juga mengklaim sempat mengirim teknisi terbaiknya, sebanyak 20 orang, untuk mengajarkan Essential cara memakai teknologi tersebut. Ada pula ribuan email rahasia, ratusan dokumen teknis rahasia dan puluhan presentasi rahasia yang telah diberikan kepada Essential.

Namun, 10 bulan kemudian Esensial mengakhiri hubungan tersebut dan mengatakan kepada Keyssa bahwa smartphone Essential (Essential Phone) akan memakai chip lain.

Hubungan keduanya pun akhirnya memburuk. Keyssa kemudian menuding Essential telah mencuri teknologi yang dipinjamkan berdasarkan hubungan kerja sama mereka, meski telah terikat dalam agreement (perjanjian) soal kerahasiaan.

Terkait munculnya gugatan ini, tentu menambah daftar masalah bagi Essential. Selain tengah memiliki masalah penjualan smartphone yang tersendat-sendat, Essential juga tengah menghadapi kekecewaan pengguna terhadap kualitas kamera smartphone buatannya.

Sumber

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *